*kolaborasi Janoary M Wibowo dan M Rifan Fajrin
(1)
Hidup tak pernah terpetakan
Seperti segelas susu yang seharga sepiring nasi
Mengapa?
(2)
Sebab segelas kopi dan sebatang asap pagi hari
Setara dengan kenyang
Apa lagi yang penting untuk diharapkan?
(3)
Ya, setetes hujan itu
Tetap turun
dan sempurna menjalani takdirnya
(4)
Dan ketika itu
Aku ingin tidur sejenak,
mungkin tiga ratus tahun
(5)
Bahkan dalam lelap yang senyap,
Sore bisa jadi seharga pagi
Lalu hidup tetap tak terpetakan
Maret 2011
(1)
Hidup tak pernah terpetakan
Seperti segelas susu yang seharga sepiring nasi
Mengapa?
(2)
Sebab segelas kopi dan sebatang asap pagi hari
Setara dengan kenyang
Apa lagi yang penting untuk diharapkan?
(3)
Ya, setetes hujan itu
Tetap turun
dan sempurna menjalani takdirnya
(4)
Dan ketika itu
Aku ingin tidur sejenak,
mungkin tiga ratus tahun
(5)
Bahkan dalam lelap yang senyap,
Sore bisa jadi seharga pagi
Lalu hidup tetap tak terpetakan
Maret 2011


Posting Komentar