Dialog tentang Janji, antara Aku dan Yang Tak Butuh Nama

Kau tak harus menemuiku
Akulah yang mencari
Kadang menunggumu
Di kelas
Di suara keras
Diantara hujan deras
Diselasela napas

Bagaimana aku bisa mengenalimu?
Kau selalu bersembunyi di balik bahasa
Kau mengaku bernama-nama
Apakah kau punya?
Untuk apa kau perlu itu semua?

Memang kau tak harus menemuiku
Kirimkan saja ke rumahku
Bidadari dan sungai madu dari rumahmu
Seperti janjijanjimu dulu

No Response to "Dialog tentang Janji, antara Aku dan Yang Tak Butuh Nama"

Posting Komentar