Yang Di Luar Pintu

Wahai yang di luar pintu
Di sana saja kau, tunggu
Jangan masuk dulu
Aku masih ingin singgah
Di tubuh ragu
Sementara yang bahkan telah berwinduwindu
Menenun harapan terluka
Memahati kenangan yang belum juga bermula

Jangan marah
Aku masih mencintaimu
Aku masih ingin mengalungi lehermu
Sekadar bercerita
Memperlebat tawa
Juga berlemparlemparan canda
Di selasela senyum yang terjerat airmata

Kutulis ini untukmu yang di luar pintu
Di sana saja kau, tunggu
Jangan masuk dulu
Kau masih sepi
Di ketiakmu, kulihat terkempit sunyi
Senyap sekali
Aku yang akan keluar nanti
Tapi, ingin kukerok dulu dakidaki
Di seribu hari ini

No Response to "Yang Di Luar Pintu"

Posting Komentar